aku tak ingin menulis puisi
aku tak tau ketika diminta membuat puisi aku ingin bilang kalau aku lupa rasanya tapi kedengarannya seperti dusta aku hanya bisa mengungkapkan sedikit dari apa yang pernah ku punya tak bisa lagi memilih diksi-diksi puitis tak sampai lagi membuat baris estetis kini bahasanya terlampau sederhana tak ada yang istimewa tapi lupakanlah saja soal menjadi istimewa aku tak ingin membuat puisi akhir-akhir ini bukan karena ku benci menulis tapi, karena puisiku yang terdalam biasanya hadir bersamaan dengan patah hati dan aku tak ingin kembali pada perasaan-perasaan penuh kacau itu aku masih ingat betapa kalutnya perasaanku saat menulis bait-bait penuh bising dan deru seperti baris puisi yang ada di catatanku sewaktu lalu kalimat-kalimat yang tak ingin aku rasakan lagi yang ingin aku buang ingatannya tapi sialnya malah jadi abadi karena telah menjadi puisi aku tak ingin menulis puisi, tapi terkadang tiba-tiba aku menumpahkan keresahanku dalam bentuk kata-kata. jemarik...