pertanyaan, angan, dan harapan (dua hari lagi ulang tahunku)

pada suatu malam
aku merenung dengan betapa banyak hal yang belum pernah kurasakan
dua hari lagi ulang tahunku yang ke dua puluh dua

aku bertanya-tanya, apakah umurku akan panjang?
aku bertanya-tanya, berapa banyak lagi kesempatan yang akan aku miliki?
aku bertanya-tanya, apakah berbagai anganku akan menjadi nyata
apakah masa-masa yang dinantikan ini akan menjawab pertanyaan yang memenuhi benakku?

pada umur ke berapa aku akan memiliki paspor pertamaku? negara mana yang akan ku kunjungi pertama kalinya?
atau sederhana saja yang dekat, kapan ya, aku akan pergi ke pantai? menikmati pemandangan dengan pasir dan berlarian disekitarnya
atau misalnya, apakah beberapa bulan kedepan aku bisa merasakan jalan-jalan ke luar kota untuk berwisata liburan?
apakah aku akan pergi ke konser idolaku tahun itu atau misalkan tahun depan?

apakah aku akan pergi ke perguruan tinggi untuk studi lanjut? apakah aku akan bekerja?
apa aku akan jadi jurnalis karena aku suka menulis? atau menjadi desainer karena suka seni? atau menjadi koki karena pintar memasak? atau bahkan aku takkan jadi apa-apa yang sesuai dengan kegemaranku?
apakah aku akan mengikuti kursus-kursus dan kegiatan yang aku inginkan sejak lama? apa aku akan bisa main gitar? atau aku akan lancar bersepatu roda?

atau satu pertanyaan konyol, apakah aku akan merasakan jatuh cinta tahun ini? atau tahun depan? tapi tolong jangan ada patah hati, karena sama sekali tidak masuk rencana

aku hanyalah seorang gadis biasa
maksudku, keinginanku biasa-biasa saja
sama seperti gadis seumuranku (tapi yang tak terlalu ambisius)
aku ingin punya rutinitas yang menghasilkan
aku ingin jalan-jalan pada akhir pekan
aku ingin membeli barang-barang lucu
aku ingin mengoleksi hobi-hobiku
aku ingin punya banyak teman
aku ingin pergi ke tempat-tempat menarik
aku ingin mencoba hal-hal unik
aku ingin kamar yang estetik
aku ingin ruang yang bebas bagiku untuk mengekspresikan apa saja
aku ingin hidup yang menyenangkan, sebagaimana anak muda lainnya.
katanya kita disuruh menikmati momen kan? karena kita tak akan kembali ke usia yang sama lagi?



semua pertanyaan dan angan itu memenuhi benak gadis yang akan berulang tahun dua hari lagi, hidupnya akhir-akhir ini sangat penat.
beberapa orang mungkin melihatnya beruntung dengan tanpa tuntutan hidupnya.
padahal gadis itu terjebak dipintu kamarnya, entah bagaimana cara yang akan dilakukannya untuk keluar.
jadi dia hanya bisa mengkhayal, seakan-akan apa yang ada di kepalanya akan kejadian suatu hari dan ia sedang menantikan masa itu akan tiba (atau masa itu tak akan tiba?)
ia masih gadis dengan penuh harap, tapi ia bukan lagi gadis ambisius, karena yang ia inginkan saat ini hanya bersenang-senang.

Komentar

Postingan Populer