hari yang sepi
meratapi hari hari penuh sepi
dan akhirnya aku kembali pada malam terlalu berpikirku
aku tak tau harus apa
setelah semuanya selesai
aku tak tau kemana lagi aku harus bercerita
saat tak ada lagi kawan yang kutemui hari ini atau esok
kepalaku terbentur
membawaku pada kenangan pahit yang selalu terekam di memori
yang membuat aku sadar namun bertanya-tanya bahwa mengapa semua ini terjadi padaku?
apa aku memang tak baik
sehingga tak ada yang menemuiku terlebih dahulu
apakah aku tak terkenang menyenangkan
hingga tak ada pesan yang masuk di hari sepiku
siapa lagi dengan siapa
kemana dengan siapa
bercerita dengan siapa
aku tak punya siapa-siapa disana ternyata
semuanya hilang ditelan waktu
tak ada yang menyelamatkan masa laluku
tak adakah yang rindu padaku?
apakah aku membuat kesalahan dimasa lalu? sehingga ini yang kurasa dimasa ini
apakah aku salah untuk menjadi diriku sendiri dihari-hari itu.
aku sudah lama mencoba melupakannya
tapi apa daya, melihat mereka, melihat yang lain bersama dengan kebersamaannya
membuatku bergidik
aku tidak iri atau merasa buruk untuk mereka
aku menyedihkan diriku sendiri
karena aku sendiri diantara mereka
dan aku bukan apa-apa
dan kehadiranku mungkin tidak pernah penting bagi mereka.
aku lelah terbawa pemikiran ini,
di satu waktu aku sudah move on
namun, ketika memori itu menusuk kembali
aku tidak sanggup untuk menahan tidak menangisinya.
Komentar
Posting Komentar