Jabat Tangan Perpisahan

Pada satu waktu, pertama kalinya bertemu, kita berjabat tangan untuk saling berkenalan.
pada hari itu kita mulai mengenal satu sama lain.

Pada satu waktu, kita berjabat tangan ketika bertemu lagi dihari lain dan saling menyapa.
"bagaimana kabarmu?"
"bagaimana kuliahmu?"

Pada satu waktu, kita berjabat tangan untuk berpamitan dan pulang ke rumah masing -masing.
kita mengucapkan selamat tinggal dan harap-harap untuk pertemuan dilain waktu, dengan ucapan "sampai jumpa lagi"

Pada satu waktu, kita berjabat tangan ketika saling meminta maaf, 
maaf-maaf atas segala kesalahan tindakan yang sengaja maupun tidak disengaja.

Pada satu waktu, kita berjabat tangan seperti biasa saat bertemu dan berpamitan, 
namun, tanpa ku sadari hari itu adalah jabat tanganku untuk yang terakhir kalinya. 
tak ada lagi jumpa setelahnya.

Kemudian, pada satu hari lainnya, aku benar-benar tak lagi dapat menjabat tangannya, 

menyapa tanpa jawaban.
meminta maaf tanpa jawaban
berpamitan tanpa jawaban.
tak ada lagi mengucap "sampai jumpa lagi" melainkan, yang bisa terucap hanya kalimat "selamat tinggal untuk selamanya".

yang dapat kulakukan di hari itu dan bahkan hari-hari setelahnya hanyalah menaburkan bunga diatas pemakamannya.
berdoa untuk segala kebaikannya di alam sana.
karena tak ada lagi temu, tak akan ada lagi sapa, tak akan ada lagi maaf
kita semua benar-benar telah berpisah dengan hakikat perpisahan sesungguhnya.

kita tak pernah tau, kapan hari perpisahan itu tiba, bahkan kita juga tak pernah tau jika pertemuan singkat di suatu hari adalah pertemuan terakhir dengannya.

sahabatku, aku akan merindukanmu.

Komentar